The Digital and non-digital educational media for stunting prevention among children : a scoping review
Media edukasi digital dan non-digital untuk pencegahan stunting pada anak balita: scoping review
DOI:
https://doi.org/10.35730/jk.v16i3.1471Abstrak
Latar Belakang: Prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,5 persen pada tahun 2023. Strategi pendidikan yang efektif dan mudah diakses sangat penting untuk intervensi pencegahan. Dengan kemajuan teknologi, media digital dan non-digital telah menjadi alat penting untuk menyebarluaskan informasi kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengidentifikasi jenis, karakteristik, dan efektivitas media pendidikan digital dan non-digital yang telah digunakan dalam program pencegahan stunting di negara-negara berkembang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan cakupan mengikuti kerangka kerja yang diuraikan oleh Arksey dan O'Malley, sesuai dengan pedoman JBI. Pencarian literatur dilakukan di lima basis data elektronik utama—PubMed, ScienceDirect, Cochrane Library, Taylor & Francis, dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang terkait dengan "stunting," "pendidikan," "media digital," "media non-digital," Kriteria inklusi terdiri dari penelitian yang berfokus pada intervensi media pendidikan untuk pencegahan stunting di antara anak-anak di bawah lima tahun di negara-negara berkembang. Data yang diekstraksi mencakup jenis media, target audiens, desain intervensi, konteks geografis, dan luaran yang dilaporkan. Hasil: Dari 849 artikel yang teridentifikasi, 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis mengungkapkan empat tema utama: (1) digital media untuk anak, (2) media digital untuk pendidikan orang tua balita, (3) media non-digital untuk pendidikan ibu selama kehamilan, dan (4) media digital untuk pendidikan orang tua balita. Kesimpulan: Media non-digital memastikan pemahaman yang lebih mendalam dan relevansi budaya, sementara media digital meningkatkan jangkauan dan penguatan pesan. Integrasi media digital dan non-digital yang efektif sangat penting untuk mengembangkan program pencegahan stunting yang komprehensif dan berkelanjutan d
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Inggar Ratna Kusuma, Wilis Dwi Pangesti , Rendi Marta Agung, Much Ilham Novalisa Aji Wibowo, Mutiara Dien Safitri

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



