Factor deterniman Pengetahuan Remaja Terkait Kekerasan Seksual Di Area Pendidikan

Penulis

  • Jum Natosba Universitas Sriwijaya
  • Eka Yulia Fitri Universitas Sriwijaya
  • Nurma Ningsih Universitas Sriwijaya
  • Romy Suwahyu Universitas Sriwijaya
  • Firnaliza Rizona Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.35730/jk.v16i3.1372

Abstrak

Fenomena kekerasan seksual meningkat dan menjadi masalah serius di Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang mengalami kekerasan ini tanpa banyak bisa berbuat untuk menghindarinya dan terpaksa membiarkannya terjadi. Kekerasan seksual yang tidak disengaja juga sering terjadi di sekolah atau di kampus. Meskipun pengetahuan siswa tentang kekerasan seksual relatif baik, meskipun perlu ditingkatkan, mayoritas responden pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan seksual, termasuk perhatian seksual yang tidak diinginkan dan kekerasan berbasis gender, baik dari individu yang dikenal maupun tidak dikenal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Variabel yang dieksplorasi dan dianalisis dalam penelitian ini meliputi variabel sosio-demografis seperti jenis kelamin, usia, pengetahuan tentang pelecehan seksual menggunakan Kuesioner Definisi Pelecehan Seksual untuk menggali pengetahuan tentang pelecehan seksual, pengalaman pelecehan seksual menggunakan Kuesioner Pengalaman Seksual (SEQ), dan sikap terhadap peran gender yang dieksplorasi menggunakan Skala Sikap terhadap Pelecehan Seksual. Analisis data univariat dan bivariat dilakukan untuk melakukan analisis deskriptif terkait distribusi variabel yang dieksplorasi. Analisis regresi multivariat dapat menunjukkan hubungan satu variabel independen dengan variabel dependen sambil mengontrol pengaruh variabel independen lainnya. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, berusia di bawah 19 tahun, perempuan, tinggal bersama orang tua, dan belum pernah menerima informasi tentang kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Variabel yang paling dominan terkait dengan pengetahuan tentang pelecehan seksual adalah usia, dengan OR 2,575 (95% CI OR: 1,875-3,536), yang berarti remaja di bawah 19 tahun 2,575 kali lebih mungkin memiliki pengetahuan rendah dibandingkan remaja di atas 19 tahun. Jika kekerasan sering terjadi di lingkungan dan sering disaksikan, seiring waktu hal itu berkembang menjadi sesuatu yang dianggap normal. Dukungan diperlukan dari berbagai pihak untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, dimulai sedini mungkin.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-30