ANALISIS KADAR LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA AIR MINUM ISI ULANG DEPOT AIR MINUM DI KECAMATAN KOTA ANDIR KOTA BANDUNG

Penulis

  • Suci Rizki Nurul Aeni Institut Kesehatan Rajawali Bandung
  • Putri Mutiara Muhtar Institut Kesehatan Rajawali Bandung
  • Ayu Nuralifah Anggraeni Institut Kesehatan Rajawali

DOI:

https://doi.org/10.35730/jk.v16i3.1312

Abstrak

Banyak orang menggunakan Depot Air Minum Isi Ulang (DAM) sebagai air minum, meskipun kualitasnya masih diragukan, terutama terkait dengan kadar logam beratnya (Pulungan & Wahyuni, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kadmium (Cd) air minum isi ulang di Depot Air Minum (DAM) yang berada di Kecamatan Andir, Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional. Kadar kadmium (Cd) sampel air minum isi ulang (DAM) di analisis menggunakan spektrofotometri serapan atom (SSA). Hasil pengukuran menunjukkan kadar kadmium (Cd) dalam air minum isi ulang (DAM) berkisar antara -0,0055 sampai -0,0030 mg/L. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa bahwa untuk semua sampel memenuhi standar baku mutu untuk persyaratan kadar logam berat kadmium (Cd) pada Permenkes No.2 Tahun 2023 tentang Standar Baku Mutu air minum isi ulang sebesar 0,003 mg/L. Berdasarkan dari penelitian ini bahwa dari 10 Depot Air Minum (DAM) yang diteliti, semuanya memenuhi persyaratan kadar logam sesuai dengan SNI 01-3553-2006 dan PP Nomor 2 Tahun 2023. Oleh karena itu, Kadar kadmium (Cd) air minum isi ulang di Kecamatan Andir, Kota Bandung, dapat dianggap memenuhi standar dan layak untuk dikonsumsi.

Kata kunci: air minum isi ulang (DAM), AAS, kadmium (Cd)

Diterbitkan

2025-12-03